10 Tingkat Kesalahan Persepsi Tentang Mahasiswa IT

Halo rekan-rekan semua.

Pembaca setia maupun rekan-rekan yang baru berkunjung ke blog ini.

Dalam artikel ini. Saya mau sharing tentang bagian computer. Bukan mengulas mengenai dunia komputernya. Tetapi lebih tepatnya mengulas mahasiswa yang menekuni dibidang IT (Information Technology).

Kerapkali orang awam salah persepsi dalam memvisualisasikan apa yang ditekuni di dunia computer, tepatnya di jurusan IT ataupun computer hingga memandang jika mahasiswa yang menjalani didalamnya merasa serba memahami dalam bidang computer.

10 Tingkat Kesalahan Persepsi Tentang Mahasiswa IT

Penting dipahami jika bagian computer itu amat luas, kalau dikupas lebih rinci tidak akan ada habisnya. Berikut hal-hal yang kerap disalah artikan mengenai mahasiswa jurusan IT, berikut uraiannya:


1. Masalah Computer Harus Serba Bisa

Asumsi banyak orang-orang memang kalau mahasiswa berlatar belakang IT itu serba bisa semua urusan komputer. Dimulai dengan service smartphone, laptop, PC, TV, instal ulang windows, buat design undangan, banner, poster dan seterusnya yang berbau computer dan IT.

Ditambah lagi kalau mahasiswanya menjawab tak dapat mengerjakannya, pastinya orang-orang bakal mengatakan begini "Kamu ini bagaimana? mahasiswa IT harus tahu dong. Jadi kuliahnya belajar apa? Nongkrong terus, wifi-an di cafe sambil ngopi?". Dengan jawaban semacam ini tentu akan sangat menjengkelkan.

2. Tukang Install Ulang Windows

Sebagaimana yang telah dipaparkan di point 1, kalau pandangan orang awam kepada mahasiswa IT itu serba bisa masalah komputer, termasuk juga "instal ulang windows". Ya, rata-rata permasalahan pada sistem operasi windows lapornya kepada mahasiswa IT.

Masalah ini tidak menjadi beban sebenarnya, lantaran masih berkaitan dengan dunia IT. Tentu mahasiswa IT yang lebih memahami untuk memberi solusi. Yang menjadi permasalahan ialah bisa anak jurusan IT itu menjawab tidak bisa melakukannya, tentu tanggapan dari orang awam semakin negatif memandang sang mahasiswa tidak memiliki keahlian apa-apa.


3. Pengen Jadi Hacker

Tidak dapat disangkal jika umumnya ABG (Anak Baru Gaul) yang lulus dari SMA/sederajat waktu disuguhkan pertanyaan kenapa pilih jurusan dibagian IT. Banyak yang menjawab ingin jadi hacker.

Emangnya kalau sudah jadi hacker mau ngapain tong?

Ingin retas atau bobol bank dunia? atau hanya ingin retas ATM mantan dirumahnya? Tentu, bila kuliah dijurusan ini yang sebelumnya benar-benar belum pernah di ajarkan ilmu hacker secara rinci. Faktanya sudah jelas, sebab hacker ilegal serta tidak ada ijin untuk dipaparkan di bangku perkuliahan.

4. Jadi Tukang Service

Balik lagi jika mahasiswa di jurusan computer/IT sering dipangil tukang service. Perlu untuk diketahui, jika jurusan bidang computer sangat luas serta mempunyai konsentrasi materi atau mata kuliah masing-masing. 

Mahasiswa ilmu computer/IT kelak sesudah lulus tentu malas untuk berprofesi jadi tukang service.

5. Tukang Pasang WI-FI

Juga pernah beberapa pertanyaan yang nampak seperti ini: mas, kan anak IT ya? Bisa pasangkan wi-fi ke rumah kami tidak?

Nah, untuk kamu anak IT yang baca artikel ini. Cara mengatasi hal tersebut ialah memberikan kontak layanan ISP atau pihak penyedia wifi diwilayahnya aja karena dengan langkah ini layanan service wifi akan tiba ke lokasi dan tidak merepotkan kamu pastinya.

6. Tahu Harga Berbagai Merk Smarthphone, Laptop dan Elektronik Lainnya

Bang..harga HP brand ini berapa ya bang? 
Mas..laptop murah dan bagus yang mana ya?
Mana yang lebih murah dan bagus laptop A atau laptop B, bang?

Diatas ialah tipe-tipe pertanyaan yang seringkali memandang semua anak IT tahu semua harga barang-barang elektronik. Kami terangkan kalau kami bukan sales, jika pengen membeli barang elektronik tentu bertanya ke bagian salesnya saja. 

7. Jago Desain Undangan, Edit Photo dan Video

Seringkali diminta buat undangan seperti undangan pernikahan atau ubah photo jadi muka artis. Jika tidak diterima tentu responnya sama seperti yang diatas barusan "sia-sia jadi anak IT".

8. Ngapain Kuliah Bidang IT? Buang Biaya, Mending Belajar Sendiri

Bila denger kalimat ini, penulis dapat benar-benar geram. Kenapa mereka yang menuturkan demikian sebetulnya tidak apa yang dimaksud program studi Tehnik Informatika. Mereka memperhitungkan yang didalami pada program studi ini cuma melakukan perbaikan piranti computer, mencoba dan menguji, membuat gambar rancangan, serta cuma hanya jadi pemakai computer yang sebenarnya bisa didalami secara otodidak.

Tetapi pada faktanya yang didalami mahasiswa IT dengan harapan orang menolak tidak sama. Ditingkat awal kamu akan hadapi dengan mata kuliah matematika yang bukan hanya satu cabang pengetahuan matematika saja. Ada kalkulus, matematika diskret, aljabar, linear, serta statistika. Belum juga beberapa jenis mata kuliah pemrograman, jaringan, serta perancangan piranti lunak. Sebatas info saja ilmu-ilmu itu bila dipelajari sendiri membuat pusing kepala. Yakin deh.

9. Jadi Mahasiswa IT, Bisa Belajar Main Games

Coba pikirkan untuk apa game dipelajari di masa kuliah? Sebaliknya bila mata kuliah perancangan serta pengembangan game itu menguji nyali tersendiri. Memang sejumlah besar universitas jadi mata kuliah pilihan, mata kuliah harus. Tetapi mata kuliah ini bukanlah belajar membuat games. Tapi lebih fokus kepada pengembangan dan membangun, misalnya merencanakan, merancang, dan implementasi ke dalam program dengan bahasa pemrograman bukan hasil dari drag and drop.

10. Tidak Bertemu Dengan Matematika

Ini seringkali terjadi dikalangan alumnus SMA/sederajat yang ingin menghindari matematika diwaktu kuliah, tetapi apakah yang diharapkan terbalik karena tidak sesuai fakta.

Justru disebagian jurusan IT, seperti bidang computer banyak sekali mempelajari matematika serta membahas hitungan yang lain. Pada akhirnya menyesal serta berasa salah jurusan.

Dari paparan yang sekelumit anggapan mengenai mahasiswa IT dari segelintir orang yang memahami bahwa anak IT multifungsi alias serba bisa.

Berikut paparan jika jurusan yang ada dunia computer serta teknologi informasi sangat luas, seperti ilmu komputer, sistem informasi, teknik informatika, teknik komputer, sistem informasi, manajemen informatika dan lain-lain.

Dimana tiap bagian ini memiliki konsentrasi belajar masing-masing. Hal yang pasti diperkuliahan IT benar-benar minim belajar mengenai design grafis, instal ulang windows, hacker, service, apalagi terkait harga elektronik.

Diperkuliahan IT mempelajari sepeti algoritma, pemrograman, database, aplikasi, robotika, kecerdasan manusia, dan lain-lain.

Kami tidak melarang non-IT ajukan pertanyaan atau diskusi, tetapi jangan memaksa buat kami bisa mengerjakan segala hal.

Mudah-mudahan postingan ini bisa memberi pemahaman tentang mahasiswa IT yang selama ini salah diartikan dan salah persepsi.

Jika teman-teman punya saran yang membangun silahkan ajukan dikolom komentar.

Terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "10 Tingkat Kesalahan Persepsi Tentang Mahasiswa IT"

  1. Memang persepsi masyarakat itu macam-macam ya, padahal Mahasiswa IT itu kan punya bidang khusus yang didalami, bukan semua hal yang menyangkut IT bisa dilakukan.

    Mahasiswa IT juga manusia, jadi harus dimaklumi bahwa mereka juga punya keterbatasan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yupz betul banget sob. Moga artikel di atas menjadi wawasan baru utk para pecandu gagal faham. haha

      Delete